Metode Dakwah dalam Konteks
Pembangunan Demokrasi di Indonesia
A.Latar Belakang
Metode dakwah islam dewasa ini mengalami perkembangan. Bukan hanya terpaku pada masalah ritual ibadah namun juga menyangkut permasalahan kemanusian. Tak terkecuali dengan pembangunan Demokrasi di Indonesia.
Demokrasi di Indonesia sebenarnya ialah demokrasi yang dijiwai dan diintergrasikan dengan sila-sila yang terkandung pada Pancasila sebagai dasar negara. Hal ini berarti bahwa hak-hak demokrasi haruslah selalu disertai dengan rasa tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, haruslah menjunjung tinggi nila-nilai kemanusiaan sesuai dengan harkat dan mempersatukan bangsa dan haruslah pula dimanfaatkan untuk mewujudkan keadilan sosial.
Dalam pembahasan ini, saya akan menjelaskan mengenai konsep demokrasi dalam islam dan perkembangan demokrasi di Indonesia. Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran.
B. Islam dan Demokrasi
Demokrasi berasal dari kata Yunani, yaitu demos dan kratos. Demos artinya adalah rakyat dan kratos berarti pemerintahan. Jadi demokrasi arinya pemerintahan rakyat.
Islam tidak berbicara tentang segala sesuatu dalam bentuk detail. Islam memberikan panduan nilai, moral, etika dalam bentuk global. Karena itu islam amat menekankan penggunaan akal, melalui proses ijtihad.
Demikian pula halnya kalau kita berbicara mengenai hubungan antara islam dan politik, islam dan demokrasi atau islam dan masyarakat madani. Al-Quran hanya sekedar memberikan wawasan, bukan konsep tentang masyarakat, politik atau negara secara detail. Detail dari konsep tersebut diserahkan kepada para pemikir dan aktivis muslim untuk merumuskannya sesuai dengan lingkungan di mana mereka berada.
Dalam pandangan sejumlah ahli, islam hanya memberikan prinsip-prinsip kehidupan politik yang diikuti oleh umatnya. Dalam hal ini, paling tidak ada sejumlah prinsip etis yang telah digariskan, seperti prinsip keadilan (al-adl), prinsip kesamaan (al-musawah), dan prinsip musyawarah atau negosiasi (syura). Meskipun prinsip-prinsip yang dikemkakan secara tegas ini jumlahnya sedikit, akan tetapi ajaran-ajaran itu dinyatakan berulang-ulang dalam Al-Quran. Salah satu contohnya adalah prinsip musyawarah dalam surat As-Syuara: 38
Yang artinya "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka."
C. Metode dakwah dalam perkembangan demokrasi di Indonesia
Setelah tadi kita sudah membahas hubungan antara islam dan demokrasi, kali ini akan saya bahas tentang metode dakwah dalam konteks perkembangan demokrasi di Indonesia. Jauh sebelum demokrasi di Indonesia berkembang, Islam sudah melakukan demokrasi sejak adanya Piagam Madinah.
Nilai-nilai yang ada dalam Piagam Madinah dinilai mengandung dasa-dasar demokrasi. Antara lain: Pertama persamaan dan keadilan terkandung dalam pasal-pasal 1, 12, 15,16, 19, 22, 23, 24, 37, dan 40. Pasal-pasal in mengadung prinsip bahwa seluruh warga Madinah berstatus sama di hadapan hukum, pengadilan dan memperoleh hak yang sama, pekerjaan umum, penggunaan fasilitas, membayar pajak. Kesemuanya tanpa melihat status sosial, agama, suku maupun jenis kelamin. Kedua, kebebasan. Kebebasan dalam hal beragama terkandung dalam pasal 25. Berikut sedikit isi dari pasal 25 “Kaum Yahudi dari Bani Auf adalah satu umat dengan mukminin. Bagi kaum yahudi agama mereka dan bagi kaum mukminin agama mereka…”
Hal ini sesuai dengan surat al-Kafirun ayat 6 "Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."
Ketiga, Hak Asasi Manusia. Walaupun dalam piagam ini tidak secara ekspisit menyebutkan HAM, namun semangat poin-poin di dalamnya telah mencakup aspek ini. Keempat, musyawarah. Nilai ini yang menjadi inti utama demokrasi. Secara tekstual poin-poin yang ada dalam naskah Piagam Madinah tidak ada yang menyebut secara spesifik.
Diatas adalah beberapa prinsip demokrasi dalam islam, lalu bagaimana dengan demokrasi di Indonesia dan metode dakwahnya? Demokrasi sudah mulai terbentuk sejak kemerdekaan Indonesia. Dahulu sebelum resminya Pancasila ada sebuah piagam Jakarta yang memuat 5 sila. Namun yang menjadi pembeda adalah sila pertama yang awalnya adalah “Ketuhanan dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam bagi Pemeluk-pemeluknya.”
Namun ternyata terdapat protes dari Non-Muslim dan menganggap bahwa ada diskriminasi. Padahal di Indonesia memiliki begitu banyak agama. Maka dari itu para pemimpin Islam bermusyawarah dan sepakat untuk merubah sila pertama dari Piagam Jakarta menjadi “Ketuhanan yang maha esa”
Di era reformasi saat ini, begitu banyak Partai politik yang membawa bendera Islam seperti PPP, PKB,PKS dll. Mereka melakukan politik bukan hanya untuk kepentingan politik semata namun juga melakukan dakwah islam melalui jalur politik.
Selain partai politik, sebagai pendakwah kita bisa menggunakan metode-metode dakwah yang berbasis kemanusiaan, seperti peningkatan pendidikan di Indonesia dengan membuka pendidikan gratis bagi orang yang tidak mampu. Namun hal ini tidak bisa terlaksana apabila kurang adanya dukungan dari pemerintah maupun masyarakat. Maka sudah seharusnya kita bahu membahu memperbaiki tingkat pendidikan di Indonesia. Karena pendidikan sangatlah penting untuk keberlangsungan pengetahuan.
Selain itu tentu saja Toleransi antar umat beragama dan juga menjaga hak asasi setiap orang bisa digunakan untuk materi dakwah.
My Adventure
Selasa, 06 Juni 2017
Kamis, 12 Juni 2014
Study Tour De Yogyakarta MAN NGRAMBE
6-7 mei 2014
Study Tour De Yogyakarta
yogyakarta tempat wisata yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun internasional. tak terkecuali aku, meski udah sering ke jogja buat liburan sendiri tapi liburan study tour kali inilah yang paling berkesan. soalnya bukan cuman jalan-jalan tapi juga belajar. salah satunya kami mengunjungi UIN SUKA (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga).
Foto Bersama di UIN SUKA
di UIN SUKA kami melihat-lihat fakultasnya sesuai jurusan masing-masing, kalo aku kan masuk jurusan IPS jadi melihat-lihat fakultas ilmu sosial di UIN. selain itu kami juga berkumpul di aula untuk diperkenalkan tentang UIN dan tanya jawab seputar perkuliahan. selanjutnya setelah berkunjung ke Ketep Pass.
Ketep Pass adalah tempat memantauan aktivitas gunung merapi dan di ketep pass terdapat theater untuk menyaksikan film dokumenter tentang erupsi gunung merapi. tapi sayang saat di theater tidak diperbolehkan membawa kamera.
Lanjut nanti ya....
Langganan:
Postingan (Atom)